Senja Aerobik di Yinchuan

drabudik
0

 


Silaturrakhim ke Negeri Panda 13


Setelah mengambil barang bawaan, kami segera menuju lokasi penjemputan dari kenalan ipar. Sementara arus lalu lintas daerah sekitar THR Terra cotta Army cukup padat, sedangkan lintasan penyeberangan jalan sangat minim. Sehingga tidak mudah untuk pindah jalur bagi kendaraan. Dan kami bisa lebih fleksibel untuk menyeberang, walau arah tujuan kami berlawanan.


Namun teman kakak yang sudah menguasai medan area sekitar, sehingga tidak ada kata sulit untuk keluar dari area sibuk tersebut. Alkhamdulillah kami langsung menuju stasiun Xi’an Utara melalui jalan ‘tikus’, sehingga bisa tiba lebih awal.


Teman kakak yang ramah itu pemilik homestay sekaligus mengantarkan kami dengan mobilnya yang nyaman. Kami sangat bersyukur, disaat merasa kesulitan selalu mendapat solusi yang baik, diluar dugaan sebelumnya. Faktor rekomendasi sangat berperan di negeri panda ini. Dengan kata lain penilaian sesuatu dilakukan sangat obyektif.


Kami bertiga tiba lebih dulu, beberapa saat kemudian kakak datang dengan anaknya. Stasiun Xi'an Utara sangat besar. Ruang tunggu yang luas dan nyaman juga dipenuhi dengan wisatawan. Kami akan naik kereta cepat melalui gate 16, setelah kami antri sekitar 1 jam. Semua calon penumpang yang duduk di ruang tunggu, bisa melihat daftar tujuan dan status keberangkatan kereta cepat.




Di saat tanda boarding sudah terbaca, kami pun mulai antri untuk masuk ke lokasi persiapan kereta. Dan kami berdiri serta bersiap di depan tanda sesuai gerbong yang kami tumpangi. Kereta pun datang dan berhenti tepat di depan orang yang antri sesuai tanda.




Kereta tidak berhenti terlalu lama. Dan semua orang sudah sigap untuk segera naik serta duduk sesuai tiket. Tepat jam 18.48 kereta cepat menuju Yinchuan berangkat. Setelah berjalan stabil, kecepatan kereta mencapai 234 km/jam. Berarti tidak secepat kereta yang sebelumnya, dengan kecepatan sekitar 300 km/jam.


Perjalanan lancar, hanya berhenti di beberapa stasiun tertentu dan tidak terlalu lama. Kami banyak melewati daerah pegunungan dan kereta cepat ini menerobos 22 terowongan. Lebih sedikit dibandingkan perjalanan dari Shanghai ke Xi’an beberapa hari yang lalu.




Pegunungan yang kami lewati dimanfaatkan untuk ‘ditanami’ ratusan kincir angin sebagai PLTB, pembangkit listrik tenaga bayu atau angin. Tenaga alam yang tidak terlihat namun bisa kita rasakan ini, bisa menciptakan dan mencukupi kebutuhan listrik negeri panda yang luas ini. Mungkin juga termasuk energi pokok yang digunakan untuk kereta cepat yang kami tumpangi ini.




Selepas maghrib sekitar jam 20.17 sampailah kami di stasiun Yinchuan. Kota di tengah utara ini merupakan jalur sutera utama yang sangat penting sejak lebih dari 2 ribuan tahun yang lalu, sebagai penghubung antara timur dan barat.


Ibu kota provinsi Ningxia ini, masih termasuk minim hasil industri. Unggulan utama dari provinsi ini masih didominasi oleh hasil pertanian dan peternakan. Sehingga alam yang terbentang luas bisa disaksikan di hampir semua wilayah.


Kami mengakhiri perjalanan dan turun di stasiun itu bersamaan dengan penumpang lain yang cukup banyak. Stasiun kereta Yinchuan sangat besar dan megah. Memiliki gaya arsitektur lain yang berbeda. Malah sepertinya tidak ada kemiripan dengan gaya klasik tradisional. Begitu juga halaman depan stasiun, cukup luas dan berseberangan dengan fasilitas umum, sepertinya Alon Alon.




Interior stasiun di negeri panda memiliki standar travel setara bandara. Setelah kami keluar ke teras depan, beberapa kios jajanan menggoda disana. Kami pun membeli jajanan khas tradisional setempat yang kata kakak, rasanya tidak berubah dan itulah khas jajanan disitu.




Setelah kami menikmati sejenak, kami tergoda pula dengan suara musik di seberang jalan. Penasaran ingin melihat pertunjukan apa. Ternyata sedang ada komunitas senam sehat. Padahal saat itu sekitar isya’. Mungkin saja kesempatan mereka untuk berolahraga hanya malam hari. Cukup banyak pesertanya, dan kamipun bergabung mengikuti senam aerobik.


Itulah kesan kedatangan di Yinchuan, yang kemudian kami menuju apartemen yang telah dipesan. Kompleks apartemen cukup luas, yang dikelilingi oleh jalan raya dan setiap tepi jalan dijadikan pertokoan. Kami menempati salah satu dari puluhan bangunan apartemen di komplek itu, dan menempati lantai 3 yang cukup nyaman untuk beristirahat.


Ber Sam bung . . . 14

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Accept !