Latest News

Maritim Negeri Diatas Air

 


Oleh : dr achmad budi karyono 


Hampir semua masyarakat pernah mengenal dan menyanyikan lagu Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Begitu populer serta merakyat lagu itu, karena memang sebagian besar penduduk negeri ini selain petani, hidup di dunia kelautan atau maritim. Hal ini mencerminkan bahwa laut atau maritim telah menyatu dan tidak terpisahkan dengan rakyat negeri ini.


Maritim merupakan istilah yang terkait dengan laut dan segala aspek tentang laut, terutama yang menyangkut area kedaulatan negeri.


Maritim juga bisa diartikan sebagai segala sesuatu yang terkait dengan laut, termasuk kegiatan ekonomi, transportasi, dan kegiatan lainnya yang terkait dengan laut.


Negeri ini merupakan negeri kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil. Transportasi laut adalah salah satu aspek penting dari maritim, yang melibatkan pengangkutan barang dan penumpang melalui laut. Baru saja sebuah insiden menimpa sebuah angkutan laut. Sehingga terjadi permasalahan yang beruntun terkait angkutan dari pulau Jawa dan Bali. Faktor ekonomi pun terdampak, terutama menyangkut distribusi dan sirkulasi barang antar dua pulau itu.


Sektor pariwisata pun menuai dampak yang cukup besar. Karena selain terhambatnya angkutan penumpang, kebutuhan wisatawan yang biasanya diterima dari luar pulau juga terhambat. Begitu juga transportasi pengiriman barang ke luar pulau. Biaya angkutan sektor maritim masih jauh lebih ekonomis dibanding lewat udara.


Lingkungan maritim juga harus terjaga. Baik ekosistem nya dan faktor keamanan kedaulatan. Perlindungan dan keselamatan maritim negeri ini harus aman dari sesuatu yang tidak diharapkan. Termasuk penguasaan oleh pihak tertentu yang pada akhir akhir ini cukup viral di media.


Wilayah Maritim negeri sangat vital, terutama yang menyangkut garis batas negeri yang memiliki area maritim sekitar 65 % luas negeri ini. Dan kita harus mengoptimalkan manfaat kemaritiman yang kita miliki dengan baik.


Beberapa manfaat wilayah maritim negeri ini adalah :

1. Wilayah Maritim kita menyediakan Sumber Daya Alam yang melimpah, seperti ikan, minyak, dan gas. Kita belum memanfaatkan potensi riak gelombang sebagai energi mikrohidro, salah satu energi terbarukan.

2. Transportasi melalui laut merupakan salah satu cara transportasi yang efektif dan efisien sebagai sarana untuk mengangkut barang dan penumpang antar pulau.

3. Sektor Pariwisata bisa memanfaatkan wilayah maritim sebagai sumber pendapatan yang signifikan bagi negeri yang memiliki pantai dan laut yang indah. Hal ini sudah terbukti bahwa negeri kita termasuk salah satu destinasi wisata maritim yang sangat dicari wisatawan mancanegara.


Namun kita tidak boleh terbuai atau lengah memanfaatkan tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkannya. Beberapa permasalahan atau tantangan wilayah maritim harus kita waspadai, antara lain :

1. Pencemaran laut dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut dan mengancam kehidupan kemaritiman.

2. Perubahan iklim yang terjadi belakangan ini, dapat berpotensi menyebabkan perubahan pada pola cuaca dan laut, yang dapat berdampak pada kegiatan maritim.

3. Keamanan wilayah maritim merupakan sebuah tantangan yang vital, terutama dalam menghadapi ancaman seperti pembajakan dan terorisme ataupun intervensi kedaulatan negeri.


Negeri ini luas, dan rakyat sudah biasa mempertahankan kedaulatan maritimnya sejak kerajaan Majapahit berkuasa. Oleh karena itu sangat benar nyanyian rakyat yang kita hafal sejak pra sekolah. Dan tugas kita semua adalah menjaga kedaulatan maritim dari tangan yang tidak kita inginkan. Hari Maritim Nasional 21 Agustus ini sebagai momen untuk bangkit dan lebih peduli wilayah maritim kita.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Suara Wisata Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Flashworks. Diberdayakan oleh Blogger.